Rabu, 04 Juni 2014

Membuat Table dan Database Sistem Informasi Pergudangan Berbasisi Web



Setelah kita membuat desain database pada postingan sebelumnya, maka selanjutnya kita akan mulai membuat database dan table yang di perlukan dalam sistem tersebut. Perlu di ketahui bahwa pembuatan desain database yang terdiri dari relasi antar table dapat di buat dengan power designer dimana dalam aplikasi tersebut kita bisa membuat model - model database seperti cdm, pdm maupun dfd.

baik langsung saja untuk desain dari database di liat disini. Pertama kita akan membuat database dengan nama db_pergudangan, scriptnya seperti berikut.

create database db_pergudangan;

setelah itu kita buat table untuk admin dengan nama admin seperti berikut.

create table admin( id integer primary key auto_increment,
                              username varchar(8), password varchar(8));

kemudian kita buat table untuk supplier dengan nama supplier seperti berikut.

create table supplier( id integer primary key auto_increment,
                                nama varchar(20), alamat varchar(30), tlp varchar(15));

selanjutnya kita bikin table dengan nama kategori seperti berikut.

create table kategori( id integer primary key auto_increment,
                                   kategori varchar(20));

setelah itu kita buat table untuk barang dengan nama barang seperti berikut.

create table barang(id integer primary key auto_increment,
                              nama varchar(20), jumlah integer, satuan varchar(20)
                              hargaSatuan integer,
                              idKategori integer references kategori,
                              idSupplier integer references supplier);
                             
kita buat table dengan nama barangMasuk seperti berikut.

create table barangMasuk( id integer primary key auto_increment,
                                         tglMasuk date, jumlahMasuk integer,
                                         idBarang integer references barang);

Kemudian kita buat table dengan nama barangKeluar seperti berikut.

create table barangKeluar( id integer primary key auto_increment,
                                         tglKeluar date, jumlahKeluar integer,
                                         idBarang integer references barang);

Itulah database dan table - table yang di perlukan dalam pembuatan sistem informasi pergudangan kita ini. Untuk selanjutnya kita akan melangkah ke pembuatan form input data. Dan ingat ini masih lingkup dasar dari pemrograman php dan masih banyak dasar - dasar php yang lainnya.


Find twitter: @ibascay | pin: 79ffe53f  | fb:  Basuki Cahyo
1.

Selasa, 03 Juni 2014

Membuat Aplikasi Sistem Informasi Pergudangan / Inventory Berbasis Web dengan Fitur Import dan Eksport data


Membuat sebuah sistem aplikasi sebenernya sesuatu hal yang gampang asalkan kita tahu dan paham tentang alur dari program aplikasi yang akan kita buat. untuk membuat sebuah program aplikasi, keberadaan database tentu menjadi sesuatu yang paling krusial dan biasanya akan di kerjakan paling awal pada suatu proyek. namun sebelum database di buat maka akan lebih bijak jika database tersebut di desain atau di rancang terlebih dahulu. hal itu di lakukan untuk menghindari kesalahan jika seumpama database sudah berhasil di buat tetapi ternyata isinya tidak sesuai dengan sistem yang akan di bangun.

Disini saya akan mencoba untuk menjelaskan tentang pembuatan program aplikasi yang bisa di bilang sangat mudah tetapi mempunyai kinerja dan tampilan yang sangat dinamis dan juga menarik. yaitu program sistem informasi pergudangan yang berbasis web.

disini akan saya jelaskan secara bertahap sehingga bagi yang mau mengikuti maka akan menjadi lebih mudah untuk memahaminya. namun sebelum itu akan saya tunjukan bagaimana desain database yang nantinya akan di buat menjadi database.



Mungkin sampai di sini dulu pembahasannya. Untuk lebih mengerti tentang aplikasi yang akan kita buat, pahami dulu desain dari database di atas. untuk selanjutnya kita akan mulai pembuatan database hingga form input data. Dan ingat ini masih lingkup dasar dari pemrograman php dan masih banyak dasar - dasar php yang lainnya.


Find twitter: @ibascay | pin: 79ffe53f  | fb:  Basuki Cahyo  
1.

Perintah Create Table dan Database pada Mysql Phpmyadmin


Bagi para programmer yang namanya create tentu sudah bukan menjadi hal yang asing lagi. Perintah ini digunakan untuk membuat objek pada suatu database atau untuk membuat database itu sendiri. Misalkan ketika ingin membuat sebuah database maka penggunaannya seperti ini.

create database coba; 

Perintah di atas untuk membuat database dengan nama coba. selain itu berikut contoh penggunaan create untuk membuat table di database.

create table coba ( id integer primary key auto_increment,
                             nama varchar(20),
                             alamat varchar(30),
                             tgl_lahir date );

pada perintah di atas membuat tabel dengan nama coba dengan id yang di jadikan sebagai primary key. primary key yaitu sesuatu data yang bersifat unik yang hanya boleh muncul satu kali pada sebuah tabel utama. selain itu pada id juga di jadikan auto_increment. auto increment di gunakan supaya data tersebut terisi secara otomatis dan terus naik contohnya dari data ke 1,2,3 dan seterusnya.

mungkin sekian dari saya, dan perlu di ingat bahwa itu merupakan salah satu dasar - dasar dari php yang perlu di pahami. Silahkan di coba.


Find twitter: @ibascay | pin: 79ffe53f  |  Basuki Cahyo
1.

Cara Mudah Membuat Koneksi ke Database Mysql dengan PHP


Kali ini saya akan mencoba untuk menjelaskan cara mudah dan cepat untuk mengkonfigurasi koneksi ke database mysql phpmyadmin dengan script php. Langsung saja lihat script di bawah ini.

<?php
$host="localhost";          // nama host default
$user="root";                 // nama user default
$password="";               // password default kosong
$db="nama database";
$koneksi=mysql_connect($host,$user,$password);
mysql_select_db($db);
?>

Sangat mudah dan simpel bukan. Untuk lebih mudah dan rapi sebaiknya untuk script koneksi pada php di pisahkan. dan untuk menggunakannya cukup di panggil. Untuk melakukan pemanggilan script tersebut supaya lebih gampang sebaiknya menggunakan include. Misalkan script koneksi tersebut di simpan dengan nama koneksi.php  maka untuk memanggilnya seperti berikut ini

<?php
include("koneksi.php");
?>

Dengan menggunakan include selain terlihat lebih ramping halaman yang di load juga nantinya menjadi lebih ringan. mungkin sekian dari saya, dan perlu di ingat bahwa itu merupakan salah satu dasar - dasar dari php yang perlu di pahami. Silahkan di coba.


Find twitter: @ibascay | pin: 79ffe53f  |  Basuki Cahyo  
1.
Next Prev home
tutorial blogpengobatan tradisional